Showing posts with label Program Aplikasi IDE Linux. Show all posts
Showing posts with label Program Aplikasi IDE Linux. Show all posts

Cara Instal JDK JRE Java 8 di Ubuntu Mint Elementary

Cara Install Java (JRE+JDK) di Ubuntu, Linux Mint dan Elementary OS secara offline dapat dilakukan dengan cara berikut ini. Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk handphone dan merupakan bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device.

Linux sebagai sistem operasi yang terus tumbuh dimintati banyak orang, maka keberadaan Java sangat penting dalam menjalankan aplikasi Linux yang dibuat menggunakan Java.

Misalkan kita menggunakan versi JDK maupun JRE terbaru atau versi 8 akan tetapi ada aplikasi kita yang tidak support atau tidak kompatibel maka kita dapat menginstal Java Runtime Environment (JRE) dan Java Development Kit (JDK) versi 7 dan 8 dalam sebuah mesin Linux yang sama.

Cara Instal Java JRE dan JDK Java 8 Ubuntu Linux Mint

**PERTAMA. Sobat perlu download file installer JDK untuk Linux melalui link Java Download Klik Disini. Pastikan sobat memilih arsitektur 32bit atau 64bit yang  cocok untuk Linux sobat.
Catatan: Java Oracle 64-bit tidak akan berjalan pada sistem 32-bit, apabila sobat memaksa instal Java 64bit pada sistem 32-bit maka yang terjadi adalah sobat akan menerima tampilan error terus menerus.

**KEDUA. Jika sudah di download adalah kita copy-kan file jdk yang sudah di download (jdk-8u112-linux-x64.tar.gz) ke dalam folder /usr/local
Langsung saja klik kanan pada area kosong dimana fie jdk berada, lalu pilih "Open in Terminal" --Lihat gambar berikut ini:

cara instal java ubuntu cara install java ubuntu 12.04 cara install java ubuntu server cara install jdk ubuntu cara install java di ubuntu 12.04 cara install java di ubuntu 10.10 cara install java di ubuntu offline cara install java jdk ubuntu cara install java jre ubuntu

Jika Terminal sudah muncul, langsung ketikkan perintah berikut untuk melakukan proses extract /unpack ke folder tujuan:
sudo tar xvzf jdk-8u112-linux-x64.tar.gz -C /usr/local

Lanjutkan dengan mengonfigurasi lingkungan environment JRE & JDK di Linux kita. Lakukan dengan cara meng-edit system PATH melalui file /etc/profile --caranya ketikkan perintah berikut ini:
sudo gedit /ect/profile

Keterangan: gedit bisa diganti dengan teks editor apa saja yang sudah terinstal di Linux sobat ya. Jika sudah muncul teks editornya, tambahkan script berikut ini (silahkan copy paste saja):
#Settingan untuk JDK
JAVA_HOME=/usr/local/jdk1.8.0_112
JRE_HOME=$JAVA_HOME/jre
PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin:$JRE_HOME/bin
export JAVA_HOME
export JRE_HOME
export PATH
#Settingan untuk JRE
JRE_HOME=/usr/local/jdk1.8.0_112/jre
PATH=$PATH:$JRE_HOME/bin
export JRE_HOME
export PATH
Selanjutnya simpan file /etc/profile dengan cara klik icon "Save" pada editor kemudian tutup editornya.
cara install java di ubuntu lewat terminal cara install java di ubuntu 12.10 cara install java runtime di ubuntu cara install java jdk di ubuntu 12.04 cara install java6 di ubuntu cara install java jdk di ubuntu 13.04 cara install java di linux ubuntu cara install java di linux ubuntu 12.04 cara install jdk netbeans ubuntu cara install java offline ubuntu

Tahap berikutnya adalah menginformasikan kepada sistem Linux kita dimana tempat folder JDK dan JRE berada. Caranya ketikkan perintah berikut ini (masukkan satu per satu, ada empat baris perintah):
sudo update-alternatives --install "/usr/bin/java" "java" "/usr/local/jdk1.8.0_112/bin/java" 1
sudo update-alternatives --install "/usr/bin/java" "java" "/usr/local/jdk1.8.0_112/jre/bin/java" 1
sudo update-alternatives --install "/usr/bin/javac" "javac" "/usr/local/jdk1.8.0_112/bin/javac" 1
sudo update-alternatives --install "/usr/bin/javaws" "javaws" "/usr/local/jdk1.8.0_112/jre/bin/javaws" 1

Untuk menggunakan Oracle Java sebagai Java default pada sistem Linux sobat, ketikkan perintah berikut ini (masukkan satu per satu, ada empat baris perintah):
sudo update-alternatives --set java /usr/local/jdk1.8.0_112/bin/java
sudo update-alternatives --set java /usr/local/jdk1.8.0_112/jre/bin/java
sudo update-alternatives --set javac /usr/local/jdk1.8.0_112/bin/javac
sudo update-alternatives --set javaws /usr/local/jdk1.8.0_112/jre/bin/javaws

cara mengecek versi java di ubuntu mint elementary cara instal jdk di ubuntu Linux Mint. cara instal java jdk, download java JDK 8 Ubuntu Linux Mint .cara instal java jdk di Ubuntu Linux Mint paling mudah

Cara Mengecek Java di Ubuntu Mint Elementary Sudah Terinstal atau Belum

Sobat dapat mengecek JDK dan JRE di Linux, Java versi berapa yang sudah terinstal di Linux dengan cara mengetikkan perintah berikut ini di Terminal:
java -version 
javac -version
Apabila sudah terinstal dengan benar, sobat akan mendapatkan respon atau reply melalui Terminal sebagaimana gambar di atas. Cara ini dapat digunakan untuk menginstal Java versi terbaru di Linux Mint, Ubuntu dan Elementary OS! Semoga bermanfaat sobat!

MUDAH Cara Instal Android Studio di Ubuntu Linux Mint

Mudah Cara Instal Android Studio di Ubuntu Linux Mint --Anda dapat menginstal Android Studio untuk membuat aplikasi android di Linux. Android Studio adalah Integrated Development Environment (IDE) resmi dari Google ber-engine IntelliJ IDEA yang diperuntukkan bagi para pengembang aplikasi Android.

Android Studio ini dapat dijalankan di sistem operasi Linux, Windows, maupun Mac OS karena sifatnya multi platform. Untuk dapat mengembangkan aplikasi Android di Linux yang didistribusikan melalui Google Play, pertama anda harus menginstal IDE Android Studio, menginstal Android SDK, dan mulai membuat aplikasi dengan pemrograman Java. Selain itu anda juga dapat mengambil source aplikasi Android yang gratis yang tersedia secara online.

Dengan adanya teknologi  IntelliJ IDEA yang ditanamkan ke dalam Android Studio, maka IDE resmi dari Google ini memiliki keunggulan seperti :
  • Memiliki Gradle Build System yang fleksibel
  • Dapat menggenerate file apk dalam berbagai varian
  • Adanya template yang diseiakan untuk mengembangkan aplikasi
  • Layout yang kaya fitur dapat drag and drop tema
  • Teknologi lint untuk mengetahui performa aplikasi yang kita buat, versi aplikasi, kesalahan dan lainnya
  • Kemampuan ProGuard untuk signing aplikasi yang akan didistribusikan
  • Integrasi Google Cloud Platform jika anda sudah masuk ke akun Google anda
  • Tersedia berbagai plugin yang memudahkan pengembang aplikasi, cobalah Genymotion sebagai emulator yang lebih ringan daripada emulator bawaan
install android studio install android studio tanpa internet install android studio ubuntu install android studio linux install android studio windows install android studio ubuntu 14.04 install android studio linux mint install android studio offline install android studio fedora install android studio debian install android studio ubuntu 12.04 install android studio ubuntu 15.04 install android studio ubuntu command line install android studio di linux mint 17.1 install android studio plugin install android studio  di linux mint 17.2

Cara Instal Android Studio di Ubuntu Linux Mint

Anda perlu mengonfigurasi Android Studi untuk pertama kali. Kami sarankan anda download terlebih dahulu Android SDK atau anda dapat mengkopinya dari teman anda. Letakkan folde Android SDK di dalam home directory. Rekomendasi baca : Cara Instal Android SDK di Ubuntu Linux Mint
Ikuti langkah-langkah cara menginstal Android Studio di Linux Mint atau Ubuntu berikut ini :
  1. Download Android Studio Klik Disini
  2. Ekstrak file hasil download di dalam home directory folder anda
  3. Masuk ke dalam folder yang sudah diekstrak, buka folder bin dan anda akan menemukan file studio.sh --file inilah yang akan anda gunakan untuk menjalankan Android Studio di Linux
  4. Untuk menjalankan Android Studio, klik kanan pada ruang kosong di dalam folder bin diatas dan pilih "Open in Terminal" selanjutnya ketikkan sh studio.sh dan Android Studio IDE akan muncul
  5. Cara lain, anda dapat membuat short cut Android Studio agar anda dapat mengaksesnya melalui Start Menu
Cara Setting / Konfigurasi Android Studio Pertama Kali --Jendela pertama kali Android Studio dijalankan, silahkan anda pilih Custom pada jendela Android Studio Setup Wizard --Install Type yang muncul. Selanjutnya tentukan lokasi Android SDK pada jendela Android Studio Setup Wizard -- SDK Components Setup
Selengkapnya lihat gambar berikut ini :
install android studio without internet install android studio on chromebook install android studio fedora 21 install android studio ubuntu terminal install android studio app on phone install android studio arch linux install android studio arch install android studio and sdk install android studio android install android studio apt-get install android studio and the sdk tools android studio install app to device android studio install apk install actionbarsherlock android studio android studio install app android studio install avd android studio install apk to device android studio install api android studio adb install install andengine android studio android studio please install a 64-bit jdk apt-get install android studio download and install android studio

Cara Membuat Short Cut Android Studio di Linux

  1. Buka aplikasi teks editor Linux misalnya GEdit, Geany, Atom, dll. Kali ini akan digunakan Gedit caranya buka Terminal dan ketikkan sudo gedit
  2. Selanjutnya keluar jendela Gedit, lalu Copy paste script berikut ini dan simpan dengan nama Android Studio.desktop --Arahkan lokasi penyimpanan ke /usr/share/applications
  3. Selesai
[Desktop Entry]
Version=1.0
Type=Application
Name=Android Studio
Comment = The official Android IDE
Exec="/home/sefulgye/android-sdks/android-studio/bin/studio.sh" %f
Icon=/home/sefulgye/android-sdks/android-studio/bin/studio.ico
Categories=Development;IDE;
Terminal=false
StartupNotify=true
StartupWMClass=jetbrains-android-studio
Name[en_US]=Android Studio

Cara Mudah MengINSTAL ECLIPSE di Linux BESERTA SHORTCUT

Cara Mudah Menginstal Eclipse di Linux Mint Tanpa Melalui Terminal

Eclipse merupakan salah satu IDE (Integrated Development Environment) yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi dan dapat berjalan di Linux, Windows, maupun Mac OS. Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java akan tetapi Eclipse bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi dengan bahasa pemrograman lain misalnya C/C++, Cobol, Python, PHP, dan Perl. Selain digunakan sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse juga bisa digunakan untuk aktivitas pengembangan perangkat lunak, misalnya dokumentasi, pengujian, pengembangan web, dan lain-lain.

Eclipse adalah salah satu IDE favorit karena selain gratis dan handal, Eclipse memiliki kemampuan untuk dapat dikembangkan oleh penggunanya dengan membuat komponen yang disebut plug-in. Scara standar Eclipse dilengkapi dengan JDT (Java Development Tools), plug-in yang menjadikan Eclipse kompatibel guna pengembangan program Java, dan PDE (Plugin Development Environment). Secara bersama-sama Eclipse dan plug-in yang dimilikinya diimplementasikan dalam bahasa pemrograman Java.
eclipse linux mint eclipse linux java eclipse linux c++ eclipse linux install eclipse linux command line eclipse linux install ubuntu eclipse linux terminal eclipse linux cara install install eclipse ubuntu install eclipse linux cara install eclipse install eclipse mac install eclipse for Ubuntu Linux Mint install eclipse c++ install eclipse plugin Cara Menginstal Eclipse di Linux Mint Tanpa Melalui Terminal

Setelah mengetahui sejarah, keunggulan, dan seluk-beluk Eclipse, sekarang saya akan share bagaimana cara menginstal Eclipse di Linux. Berikut ini adalah step-stepnya:

A. Tahap Instalasi
  1. Download Eclipse untuk Linux dari situs resminya
  2. Masuk direktori dimana file Eclipse yang sudah didownload tersimpan (biasanya ekstensinya *.tar.gz)
  3. Klik kanan file Eclipse tersebut, pilih Extract Here
  4. Hasilnya akan ada folder dengan nama eclipse
  5. Klik kanan pada ruang kosong, pilih Open as Root
  6. Pindahkan folder eclipse menuju direktori file system dan masuk dalam /opt
  7. Paste folder eclipse disitu


B. Membuat shortcut Eclipse agar bisa dijalankan melalui Desktop
  1. Masih dalam keadaan sebagai user Root,
  2. Masuk direktori /opt/eclipse
  3. Copy file icon.xpm menuju direktori /usr/share/pixmaps/
  4. Paste icon.xpm disitu dan rename (ubah nama) menjadi eclipse.xpm
  5. Perlihatkan desktop Anda, klik kanan pada Desktop dan pilih Create new launcher here
  6. Akan ada jendela muncul seperti dibawah ini

Cara Menginstal Eclipse di Linux Mint Tanpa Melalui Terminal

7. Pada Name isikan Eclipse
8. Pada isian Command, klik tombol Browse dan pilih /opt/eclipse/eclipse
9. Icon yang tampak besar disisi kiri diganti dengan mengarahkan ke direktori /usr/share/pixmaps/eclipse.xpm
10. Klik OK dan selesai, jika ada pertanyaan ingin membuat shortcut, klik YES.

C. Finishing (Membuat Shortcut Menu)
1. Buka gedit/Geany/Kate atau apapun terserah yang penting kategori teks editor.
2. Copy paste tulisan berikut ini:
[Desktop Entry]
Version=1.0
Encoding=UTF-8
Name=Eclipse
GenericName=Integrated Development Environment
Comment=Eclipse Kepler 4.3.1 SR1
Exec=/opt/eclipse/eclipse %F
TryExec=/opt/eclipse/eclipse
Icon=/opt/eclipse/icon.xpm
StartupNotify=true
StartupWMClass="Eclipse"
Terminal=false
Type=Application
MimeType=text/xml;application/xhtml+xml;application/x-javascript;application/x-php;application/x-java;text/x-javascript;text/html;text/plain
Categories=GNOME;Development;IDE;
Name[en_US]=Eclipse

3. Simpan dengan nama Eclipse.desktop
4. Masuk ke direktori /home/fahd_umam/.local/share/applications
5. Keterangan: fahd_umam adalah username Anda, silahkan disesuaikan
6. Hapus nama file Eclipse yang ada disini, dan kopikan file Eclipse.desktop yang barusan dibuat tersebut disini

7. Selesai, dan Eclipse bisa diakses melalui Start/Menu >> Programming >> Eclipse


Cara Menginstal Eclipse di Linux Melalui Repository PPA Eclipse

Untuk menginstal Eclipse melalui PPA, yang pertama kali dilakukan adalah dengan menambahkan repository PPA Eclipse. Singkatnya tuliskan perintah berikut ini di terminal dan tunggu sampai proses upgrade ataupun instalasi Eclipse selesai dilakukan.
sudo add-apt-repository ppa:eclipse-team/ppa && sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade

Cara MengINTEGRASIkan GENYMOTION Dgn ANDROID STUDIO

Cara Mengintegrasikan Genymotion Dengan Android Studio --Cara menggunakan Genymotion untuk emulator pada Android Studio. Android Emulator adalah sebuah aplikasi / program untuk menjalankan aplikasi Android di dalam komputer.

Genymotion selain dapat digunakan untuk menginstal aplikasi Android di komputer, Genymotion juga dapat dijadikan emulator bagi para pengembang aplikasi Android.

Cara Mengintegrasikan Genymotion Dengan Android Studio

Selain download file jar dari situs resminya, Plugin Genymotion dapat diinstal melalui cara sebagai berikut (direkomendasikan) :
  1. Buka Jendela utama Android Studio, klik File >> File >> Settings >> Plugin >> Browse repositories... Lalu ketikkan genymotion pada kotak pencarian, jika sudah ketemu klik plugin Genymotion lalu Klik Install plugin yang ada di samping kanannya.
Cara integrasi genymotion android studio cara menambahkan virtualbox genymotion. Cara konfigurasi Genymotion android wear dan menambahkan genymotion android sdk. Install genymotion android studio plugin dan genymotion android l, temukan genymotion android emulator system requirements dan download juga genymotion android emulator free download virtualbox genymotion google play genymotion vs bluestacks genymotion eclipse plugin bluestacks jar of beans youwave android emulator genymotion android studio

Jika ada pertanyaan Would you like to download and install plugin 'Genymotion'? klik Yes selanjutnya restart Android Studio

Selesai -Nanti di toolbar Android Studio, terdapat icon Genymotion. Cara menggunakannya sebagai android emulator : Klik pada icon Genymotion di toolbar Android Studio dan jalankan salah satu jenis handpone android.

Ketika hendak menjalankan aplikasi android maka silahkan pilih emulatornya Genymotion.

CATATAN : Jika anda menggunakan Genymotion Emulator di Android Studio untuk pertama kali, anda harus mengarahkan atau "browse" path Genymotion folder atau folder dimana GEnymotion terinstal pada komputer itu dimana.

Genymotion adalah salah satu emulator Android yang ringan dan mudah dijalankan, karena Genymotion mampu mengemulasi berbagai tipe Gadget Android keluaran berbagai merk seperti Nexus, HTC dan Samsung dengan berbagai resolusi layar yang merepresentasikan smartphone 4 inchi, 7 inchi atau tablet dan lainnya. Serta Genymotion dilengkapi dengan Playstore sehinga Anda dapat mendownload aplikasi dengan mudah.

Cara Instal Android SDK di Ubuntu Linux Mint PALING MUDAH

Cara Instal Android SDK di Ubuntu Linux Mint Paling Mudah dengan Android SDK versi terbaru. Android Software Development Kit (Android SDK) adalah yang digunakan untuk mulai mengembangkan aplikasi pada platform android menggunakan bahasa pemrograman Java.

Saat ini disediakan android SDK sebagai alat bantu dan API (Aplication Programming Interface) untuk mulai mengembangkan aplikasi pada platform android menggunakan bahasa pemrograman Java. Sebagai platform aplikasi netral, android memberi anda kesempatan untuk membuat aplikasi yang kita butuhkan yang bukan merupakan aplikasi bawaan hanphone/smartphone.

cara install android sdk di laptop cara download android sdk manager cara download android sdk di pc cara download android sdk offline cara download android sdk beserta cara instalasinya android sdk download android apps how to install android sdk android sdk 1.5 download facebook android sdk android sdk tutorial android sdk versions android emulator

Cara Instal Android SDK di Ubuntu Linux Mint Paling Mudah

Ada beberapa langkah yang dapat digunakan untuk menginstal Android SDK di Ubuntu / Linux Mint, yaitu sebagai berikut :
  1. Download Android SDK terbaru dan ekstrak di dalam folder "HOME" anda, misalkan nama folder hasil ekstrak adalah android-sdk
  2. Kami sarankan agar anda mengkopy Android SDK milik teman anda yang sudah lengkap koleksi Android SDK Tools-nya karena jika harus download satu-satu filenya sangat besar bisa mencapai ukuran Giga.
  3. Selanjutnya kita setting lingkungan environment menjadi, ketikkan perintah berikut di Terminal

gedit ~/.bashrc
 
Jika sudah muncul gEdit (Text Editor), tambahkan pada baris pertama dan kedua untuk 2 baris perintah berikut ini :
export PATH=${PATH}:~/android-sdk-linux/tools
export PATH=${PATH}:~/android-sdk-linux/platform-tools
 
Setelah selesai, lakukan Logout dan lakukan Login kembali ke dalam Linux anda. Periksa setingan berjalan normal dengan mengetikkan android pada Terminal, jika muncul jendela berati setingan anda sudah benar.

Beberapa fasilitas Android Studio yang berguna adalah :
  1. Beberapa fitur android yang paling penting adalah :
  2. Framework aplikasi yang mendukung penggantian komponen dan reusable.
  3. Mesin Virtual Dalvik dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  4. Integrated browser berdasarkan engine open source webkit.
  5. Grafis yang dioptimalkan dan didukung oleh libraries grafis 2D, grafis 3D berdasarkan spesifikasi openGL ES 1.0 (Opsional Akselerasi Hardware).
  6. SQLite untuk penyimpanan data.
  7. Media Support yang mendukung audio, video dan gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF), GSM Telephony (tergantung hardware).
  8. Bluetooth, EDGE, 3G, WiFi (tergantung hardware).
  9. Kamera, GPS, kompas dan Accelerator (tergantung hardware).
  10. Lingkungan development yang lengkap dan kaya, termasuk perangkat emulator, tools untuk debuging, profil dan kinerja memori, dan plug in untuk IDE Eclipse.
  11. Baca juga Cara Install Android Studio di Linux Mint 17.x

Step by Step Cara Install Genymotion di Ubuntu LINUX Mint

Genymotion adalah aplikasi android emulator yang dapat menjalankan aplikasi Android di Linux dan juga dapat digunakan untuk mengetes aplikasi Linux. Genymotion adalah aplikasi emulator Android yang berjalan di lintas platform seperti Linux, Windows dan Mac.

Selain itu Genymotion juga memiliki 20 lebih jenis perangkat keras yang sudah di instal otomatis ketika selesai menginstal Genymotion. Dengan adanya perangkat keras pre configured ini kita dapat memanfaatkan Genymotion sebagai emulator dalam mengembangkan atau membuat aplikasi android, baca selengkapnya cara install genymotion plugin android studio 

Fitur-Fitur yang Dimiliki Genymotion

Fasilitas yang dimiliki Genymotion sebagai emulator Android di komputer adalah sebagai berikut :
  1. Resizable windows
  2. Screenshots
  3. Screencasts
  4. Command line tool
  5. Java API
  6. Seamless copy-paste
  7. Customizable IMEI, MEID, Android ID
  8. App installation via drag and drop
  9. CPU virtualization
  10. OpenGL acceleration
  11. 20 pre-configured devices
  12. Custom devices
  13. Android versions: 2.3, 4.1, 4.2, 4.3, 4.4, 5.0
  14. Sensor emulation: GPS, microphone, camera, battery, multi-touch, accelerometer
  15. Network quality and performance emulation
install genymotion ubuntu Linux Mint, cara install genymotion android studio install genymotion Linux Mint dan cara install genymotion plugin android studio serta install genymotion on linux Step by Step Cara Install Genymotion di Ubuntu Linux Mint

Step by Step Cara Install Genymotion di Ubuntu Linux Mint

Setelah tahu apa itu Genymotion dan fasilitas apa saja yang dimiliki Genymotion, selanjutnya muncul pertanyaan bagaimana cara instal Genymotion di Linux ? Ikuti langkah-langkah berikut ini :
  1. Pertama Download Genymotion sesuai dengan Linux anda
  2. Ekstrak file yang sudah di download tersebut. Copy folder hasil ekstrak Genymotion dengan klik kanan folder dan pilih Copy atau ( Ctrl + C)
  3. Masuk ke direktori /opt folder, klik kanan pada ruang kosong di direktori /opt dan pilih Open as Root
  4. Setelah masuk sebagai root, anda akan bisa paste folder yang sudah anda copy tadi disini ( /opt ). Silahkan di Paste atau ( Ctrl + V )
  5. Jika sudah di paste, masuk ke dalam folder Genymotion sehingga terlihat file genymotion_x86.bin atau genymotion_x64.bin.
  6. Klik kanan pada ruang kosong pada Nemo atau file browser lainnya, dan pilih Open in Terminal
  7. Ketikkan di Terminal yang terbuka dengan perintah ./genymotion_x64.bin (ada tanda titik sebelum tanda garis miring)
  8. Tunggu sampai proses instalasi selesai.
Untuk Menjalankan aplikasi Genymotion pertama kali, anda perlu melakukan setting Genymotion.

Membuat Short Cut Genymotion

Jika short cut tidak terbuat secara otomatis, maka anda perlu membuatnya sendiri. Ikuti langkah-langkah berikut ini :

Buka Terminal dan ketikkan perintah sudo gedit, masukkan password di Terminal,
Selanjutnya jika sudah muncul gEdit Text Editor, copy paste script yang disajikan dibawah ini lalu simpan dengan nama Genymotion ke dalam direktori /usr/share/application
Selesai! Sekarang anda dapat membuka Genymotion melalui Start/Menu >> Programming >> Genymotion
Berikut ini silahkan di copy paste ke dalam gEdit sesuai langkah diatas.
[Desktop Entry]
Version=1.0
Encoding=UTF-8
Name=Genymotion
GenericName=AGenymotion
Comment=A faster Android emulator
Exec=/opt/genymotion/genymotion %F
TryExec=/opt/genymotion/genymotion
Icon=/opt/genymotion/icons/icon.png
StartupNotify=true
StartupWMClass="Genymotion"
Terminal=false
Type=Application
MimeType=application/x-java
Categories=GNOME;Development;IDE;
Name[en_US]=Genymotion
 

Cara Instal Titanium Studio Appcelerator di Linux

Cara Instal Titanium Studio Appcelerator di Linux. Dengan titanium kita bisa menciptakan aplikasi mobile cross platform dari sebuah source code tunggal sehingga kita bisa membuat aplikasi dengan performa yang mumpuni dan bisa berjalan di berbagai sistem operasi mobile.

Titanium merupakan sebuah produk yang dikeluarkan oleh Appcelerator yang dirancang untuk membuat aplikasi mobile dengan menggunakan JavaScript untuk jenis sistem operasi iOS, Android, dan BlackBerry. Setelah menjelaskan bagaimana cara membuat aplikasi mobile cross platform, kini saya akan berbagi ilmu bagaimana cara menginstall aplikasi Linux yang bernama Titanium Appcelerator.


Berikut ini adalah langkah mudah bagaimana cara menginstal software Titanium Studio di Linux:
  1. Download Titanium Appcelerator dari website resminya
  2. Masuk ke folder dimana file hasil download tersimpan, buka terminal disitu (klik kanan pada ruang kosong, pilih "Open in Terminal")
  3. Masuk sebagai super user, ketikkan perintah di terminal su
  4. Unzip atau ekstrak hasil download ke folder /opt caranya ketikkan pada terminal perintah sudo unzip titanium.linux.gtk.x86_64.zip -d /opt
  5. Membuat short cut sehingga Titanium bisa dijalankan melalui Menu/Start, ketikkan perintah gedit /usr/share/applications/TitaniumStudio.desktop
  6. Setelah itu Gedit akan muncul, tulis dan simpan script berikut ini
[Desktop Entry]
Version=1.0
Encoding=UTF-8
Name=Titanium Studio
GenericName=Integrated Development Environment
Comment=Titanium Mobile Application Development
Exec=/opt/Titanium_Studio/TitaniumStudio %F
TryExec=/opt/Titanium_Studio/TitaniumStudio
Icon=/opt/Titanium_Studio/icon.xpm
StartupNotify=true
StartupWMClass="Titanium Studio"
Terminal=false
Type=Application
MimeType=text/xml;application/xhtml+xml;application/x-javascript;application/x-php;application/x-java;text/x-javascript;text/html;text/plain
Categories=GNOME;Development;IDE;
Selesai, untuk membuka Titanium Studio di Linux, klik Menu/Start >> Programming >> Titanium Studio. Beberapa keunggulan Titanium Studio adalah sebagai berikut:
  1. Management of all projects in a single view
  2. Development framework facilitates component reuse for app factory approach
  3. Emulator and on-device debugging ensures high quality apps
  4. Integrated with Titanium Cloud Services for building cloud-connected apps
  5. One-click mobile app deployment
  6. Advanced Code Assist
Dikutip dari website resminya: Titanium Studio simplifies the mobile development process, allowing community developers to rapidly build, test, package and publish mobile applications across multiple devices and operating systems. The resulting native applications perform and behave just like they were written in Objective-C (iPhone and iPad) or Java (Android phone and tablets) to deliver rich, immersive user experiences.

The Eclipse-based Studio IDE enables you to build compelling cross-platform, native mobile applications – all from a single code base. With 60%-90% code reuse, you can build applications for tablets, smart phones, smart TVs, faster and at lower cost than any other environment.